Situs pertemanan atau situs perselingkuhan?
January 4, 2010
it was a week ago…..
tuk tuk tuk tuk…
aku mengetuk-ketukkan jemari di meja cafe ini sambil sesekali melirik kearah arloji. sudah 20 menit saya nantikan dia datang, dan jika 5 menit lagi dia tidak tiba maka aku akan angkat kaki dari cafe ini. pers#tan dengan laparnya perut ini.
huh, orang dimeja sebelah memesan seporsi pasta, nampaknya sungguh enak. aku pun inginnya segera memesan makan siang hari ini, dengan menu spesial hari Senin adalah aneka pasta yang didiskon 30%.
aku dengan gelisah menyeruput chocolate milkshake yang tersisa 1/3.
“Maaf Ibu, sudah siap untuk order?” tanya seorang waiter dengan halus.
“Belum Mas, masih menunggu teman,” tolakku ga kalah halusnya.
ah sudah pas 30 menit! menoleh kearah pintu masuk dengan harapan sosok yang dinanti akan muncul. sial, belum nampak juga batang hidungnya. meng-klik menu Facebook di BB, dan ternyata dia belum balas juga wall-ku.
tiba-tiba merasa bodoh. sungguh bodoh.
apa yang ku harapkan dari dirinya?
seseorang dari masa lalu yang tiba-tiba add aku di Facebook, saling sapa dan tertawa wall-to-wall selama beberapa hari terakhir ini. tawa dan candaan yang khas ‘kami dulu’.
ah sungguh 5 tahun tak saling kontak, dia terlihat tambah tampan! dan status-nya pun masih, single? hmmm… mungkinkah dia masih patah hati dengan perpisahan kami 5 tahun yang lalu dan belum menemukan ganti-nya diriku? huuuuu! GR sekali! hehehe.
“Silahkan Bu,” waiter yang tadi kupanggil, menyodorkan bill di mejaku. aku bayar dengan cash, tak sampai 50 ribu kok.
siang itu aku memang sudah berniat untuk mengunjungi mall ini. status Facebook semalam sebelumnya adalah, “Makan siang di Cafe X besok. Sungguh rencana yang menyenangkan.”
tak disangka, beberapa menit sesudah update status itu, dia mengirimkan private message, mengajak bertemu pukul 12 siang. tak kubalas sampai tadi pagi! sungguh berdebar-debar semalaman tidur tak nyenyak! ya- gak -ya – gak – ya – gak. temui dia atau tidak? rindu ini membuncah sedemikian rupa hingga kutepis akal sehat ini dan menjawab,
“Ayo. Kutunggu ya! Masing ingat wajahku?”
“Mana mungkin aku lupa? Kan foto-mu begitu banyak di Facebook! tak banyak berubah kok, tetap seperti dulu,”
“Oke, see you there!”
dan kini, sudah pukul 12.40 dan dia belum datang dan bodohnya adalah : selain kontak di Facebook, kami belum saling bertukar nomer handphone!! jadi satu-satunya jalan menghubungi dia adalah melalui wall atau private message di Facebook saja!
ku masukkan uang kembalian kedalam dompet. sekali lagi kulirik pintu masuk cafe ini. terasa sesak didada-ku. ntahlah tak bisa kuterjemahkan. antara sedih dia tak datang atau….
tiditit.
handphone-ku berbunyi. ada SMS.
“Makan siang apa hari ini, sayang? Jadi makan pasta? Ah pasta buatanmu masih lebih enak. Hati-hati dijalan, pilih taksi yang bagus dan terpercaya ya!”
suamiku yang mengirimkan SMS itu.
ah, tidaaaaaak!
apa yang hampir saja kulakukan??
dengan lekas kutinggalkan cafe itu, berjalan dengan tergesa kearah pintu keluar mall dan naik ke taksi. taksi yang bagus dan terpercaya seperti pesan suamiku.
didalam taksi aku menangis tanpa suara.
****
malamnya, setelah suami terlelap, kunyalakan laptop dan ada pesan di inbox Facebook-ku. dari dia, “Sorry I couldnt make it today, mendadak ada panggilan untuk operasi. sungguh menyesal tidak sempat menghubungimu karena sinyal sungguh jelek di rumah sakit jadi tidak bisa konek ke Facebook. did you wait for me? can I ask your phone number please?”
ah mas dokter. aku tidak menyesal- tidak bertemu denganmu hari ini.
malam itu, ku-deactivate account Facebook-ku.
Images from : google & gettyimages.







[...] yang harus kukatakan pada Marwan? Kurasa sudah cukup cerita yang kuketik disini? Tapi kurasa yang ingin Marwan tanyakan sebenarnya adalah, bukan dimana kami bertemu kembali [...]
Bok gw rasa lu gila yaaaaa!
Dito?? Ditoooooooo?
omaigaaaaaat…!
Main api deh lu bener!!
awas gw bilangin suami lu yeeee!
kenapa gw jadi heboh begindang ye bok?
abis lu sih!
iya jhan, i hate to say this but, aku kali ini setuju sama bule betawi diatas, “Bok gw rasa lu gila yaaaaa!”
you got married too fast!
***kiss kiss love love
++ bule betawi : andreeeeee! Diam!
++ desdemona : mon, aku nyesel deh kalian kudu denger ceritanya bukan dr mulut aku langsung, tp dr blog hina inih
( ayok konprens YM bertigaaaaaa!